Aku, Seni dan Biennale. Mengubah Impian Menjadi Kenyataan #Part1

Setiap manusia dilahirkan memiliki jiwa dan setiap jiwa pasti memiliki apa itu seni. Tanpa ada seni hidup manusia akan terasa hambar. Hidup seakan tak bermakna bila tak ada seni. Dalam merangkai senipun sangat dibutuhkan keseimbangan daya pikir yang membentuk suatu logika yang dapat diterima oleh akal dan mampu memberi daya tarik bagi yang menyaksikan, yang mendengarkan maupun pemerhati.

Eits. . . Tunggu dulu sebelum saya cerita ngalor ngidul lebih jauh. By The Way atau kalau Seniman lawak mas Tukul bilang Ngemeng - emeng, temen - temen sudah paham belum arti seni secara harfiah. Jangan - jangan temen - temen pada ga paham tentang apa yang dari tadi saya jelaskan. Kalau gitu saya Ngopi Pasta dikit pengertian apa itu seni dari dua sumber ternama.

Kalau dari Wikipedia bilangnya Seni itu ialah sesuatu yang diciptakan manusia yang mengandung unsur keindahan. Bagaimana dengan Simbah kita Ki Hajar Dewantara Beliau mendeskripsikan Seni sebagai segala perbuatan manusia yang timbul dari hidup perasaannya dan bersifat indah hingga dapat menggerakkan jiwa perasaan manusia. Gimana mas Bro / Mbak Sis? Sudah punya gambaran tentang apa itu seni? Masih belum? Coba Skrol lin mousenya ke bawah dikit ya. Ku mau ngasih tau versi atau sisi lain dari seni menurut sudut pandang aku sendiri. 

Seni itu diibaratkan seorang Pemahat Batu yang kehilangan Martil atau Palu nya. Kok bisa? Seni itu bukannya hasil dari lukisan indah yang tercetak dari sebuah batu? Yup kawan, Tepat sekali lukisan indah yang tercetak dari sebuah batu itu merupakan hasil dari seni, hasil dari kreatifitas tangan - tangan para pemahat. Yang jadi pertanyaan ialah Kalau martilnya hilang apakah output dari sebuah batu itu akan terbentuk menjadi sebuah karya seni atau patung yang indah? Yang enak untuk dipandang? Apakah pemahat tersebut bisa menafkahi keluargannya tanpa ada martil tersebut?

Pemahat Batu Patung Muntilan Magelang
Ilustrasi : Pemahat Batu Patung Muntilan Magelang
Disinilah letak seni yang sesungguhnya. Kalau pemahat itu cuma diam dan hanya merenungi martilnya yang hilang maka dia tidak memiliki jiwa seni yang sesungguhnya. Seorang pemahat batu akan berusaha bagaimana caranya untuk mendapatkan kembali martilnya bisa dengan cara pinjam ke temannya sesama pemahat tapi ujung - ujungnya disuruh balikin lagi, bisa dengan pinjam uang tetangga untuk beli martil, kalau toh martilnya rusak si pemahat tersebut akan berusaha semaksimal mungkin untuk memperbaikinya. Dan apabila si pemahat tadi sudah mendapatkan kembali martilnya, maka dia akan kembali memahat sebuah batu menjadi sebuah karya seni yang mengagumkan dan bernilai jual tinggi sesuai dengan imaginasi dan impiannya. Sehingga keluarga dari si pemahat bisa kembali melanjutkan kehidupannya.

Dari sekelumit cerita tentang si pemahat yang kehilangan martilnya tersebutt, dapat diambil sedikit pelajaran bahwasannya, seni berperan sebagai penghubung atau perantara untuk mewujudkan keinginan yang sudah kita impikan dahulu. Cara kita dalam mengisi kehidupan yang singkat di dunia ini ialah seni untuk mengisi kehidupan ini. Kalau orang Jawa mengatakan "Urip ki Mung Mampir Ngombe" (Hidup itu diibaratkan orang mampir beli minum). Hidup itu singkat, kalau mau kekal ya nunggu kalau kita sudah tiada. Maka dari itu selalu manfaatkan dan maksimalkan peluang yang ada, agar hidup kita menjadi lebih bermakana. Oke Guys??? Mantab deh.:)

Oke, Kembali ke


Dan tulisan ga jelas saya diatas merupakan opening dari edisi artikel saya kali ini. Karena pada coretan saya berikutnya saya akan berbagi cerita seputar pengalaman saya ketika mencoba mengejar dan meraih Impian Agar menjadi sebuah Kenyataan melalui media seni. Ah Lebay kamu dit. Biarin yang penting apa yang aku impiin selama ini bisa jadi kenyataan. Emang Apa cita - citamu dit? Hmmm apa ya. . .

Penasaran akan Jalan Ceritanya. . . . Penasaran pengalaman apa saja yang aku dapetin dari Biennale Jogja. Biennale Jogja apaan tu? OTW Sob alias Oke Tunggu Wae, Tunggu saja The Next Mentaslist upss ... . sorry maksudnya The Next Article dari personal blog sederhana ini. So, Keep Update On Aditya-web.com. See You :)

NB : Artikel ini di ikut sertakan ke dalam BJ Bloghopping: Kompetisi Blog Kreatif BJXII

4 comments

mantab nih selanjutnya di tunggu deh. seni itu indah dan di dalam article ini juga banyak seninya bang yang gak kepikiran oleh saya contoh itu back to top unik mas

kembali ke (Lap, Top) :D
ternyata mas Aditya juga memiliki bakat seni yang unik :)

orang yang berjiwa seni itu orang yang paling istimewa menurut saya :)

wah, ternyata ada bakat terpendam juga ni mas, terus optimis dan terus ciptakan hasil karya yang spektakuler mas

Bagaimana Pendapat Anda?

Diberdayakan oleh Blogger.