5 Tips Menabung yang Cocok untuk Kamu yang Baru Bekerja

Bagi kamu yang baru bekerja, mungkin kamu akan merasa overwhelmed karena sekarang sudah punya gaji dan tidak menyusahkan orang tua lagi. Kamu akan berfoya-foya dengan uang yang kamu miliki. Namun hal itu adalah kesalahan besar.  Saat kamu baru bekerja, tidak peduli minimnya gajimu, kamu tetap harus memikirkan masa depan. Walaupun usia masih muda, sangat penting untuk mempunyai tabungan. Bahkan menabung pun juga bisa dimulai dari kamu masih sekolah, lho. Jadi, tidak peduli seberapa besar atau kecil gaji yang kamu miliki, selalu sisihkan sedikit saja untuk ditabung. Supaya kamu bisa mempersiapkan masa depan yang lebih tertata, maka lihatlah tips cara menabung bagi anak muda yang baru mulai bekerja walaupun gajinya masih sedikit.

5 Tips Menabung yang Cocok untuk Kamu yang Baru Bekerja


Perlukah Menabung Padahal Gaji Kita Minim?

Tentu saja perlu! Biasanya seseorang mulai bekerja dari lulus SMA atau lulus kuliah. Rata-rata sekitar umur 20-an mendapatkan kerja pertama mereka. Karena itulah sangat wajar jika gaji yang kamu dapatkan masih tergolong kecil atau malah dibawah UMR. Namun jangan berpikiran bahwa karena gaji kamu kecil maka tidak perlu. Meskipun gaji kamu UMR, kamu justru harus lebih rajin menabung dan berinvestasi.

Kamu harus bisa mengatur keuangan sejak masih muda. Sehingga apabila ada saat dimana kamu harus mengeluarkan uang dalam jumlah yang besar, kamu tidak perlu mencari pinjaman pribadi. Jika kamu tidak punya pengetahuan tentang keuangan maka jangan cemas. Karena artikel yang akan kami berikan kali ini sangat bermanfaat untuk yang ingin menabung. Ingat, menabung bukan berarti kamu menjadi pelit dan bahkan tidak makan dan tidak minum. Yuk, kita simak ulasannya!

1. Mencari Pemasukan Lain

Mengurangi pengeluaran adalah poin penting dari menabung. Namun yang dimaksud dengan mengurangi pengeluaran adalah tidak harus menjadi pelit sehingga tidak sampai makan atau tidak bersosialisasi dengan teman-teman demi bisa berhemat. Jika seperti itu, yang ada malah kamu menjadi sakit dan kehilangan teman karena melewatkan banyak hal. Jangan sampai mau berhemat namum malah sakit parah sehingga harus mencari pinjaman uang tanpa jaminan onlineuntuk biaya rumah sakit.

Kalau kamu sudah mentok tidak bisa berhemat lebih banyak lagi, maka saaatnya untuk mencari pemasukan tambahan. Mencari uang memang sulit, namun bukan berarti tidak mungkin untuk mencari uang tambahan. Kamu bisa mencari pekerjaan tambahan sebagai freelancer. Sudah banyak website penyalur jasa freelance. Sebaiknya pilihlah pekerjaan tambahan yang sesuai dengan minat dan bakat kamu sehingga kamu tidak terbebani dengan pekerjaan tambahan tersebut. Penghasilan tambahan lainnya bisa dari online shop. Kamu bisa berjualan barang lewat sosial media. Pekerjaan tambahan ini bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja.

2. Mengurangi pengeluaran

Selain berhemat, kamu juga wajib cek pengeluaran kamu. Diantara semua pengeluaran kamu pasti ada beberapa yang bsa dikurangi. Contohnya makan siang, daripada kamu sering makan siang diluar maka ada baiknya kamu membawa bekal dari rumah. Begitu pun juga dengan makan malam. Jika sepulang kerja kamu diajak rekan kantor untuk makan malam, sebaiknya tolak saja. Lebih baik makan di rumah. Hitung-hitung menghabiskan nasi yang sudah dimasak ibu kamu. Jika kamu adalah pribadi yang suka ngopi, maka coba untuk dikurangi. Jika sehari kamu beli kopi dua kali, maka mulai sekarang kurangi jadi sehari sekali. Kamu akan takjub melihat bagaimana tabungan kamu bertambah hanya dari mengurangi pengeluaran, lho.

3. Prioritaskan Menabung

Dari kecil kita sudah diajarkan orangtua untuk jangan menghabiskan uang yang kita punya, namun sisihkan sebagian untuk ditabung. Namun aajran ini justru salah kaprah karena banyak orang yang akhirnya menabung pada saat masih ada sisa uang. Jika kamu mengikuti prinsip ini, maka seumur hidup kamu tidak akan bisa menabung. Cara yang benar adalah bukan menyisihkan tapi memprioritaskan. Tidak ada alasan untuk tidak menabung, kamu harus menabung apapun yang terjadi! Pada saat kamu menerima gajimu, maka harus langsung kamu tabung sebagian. Tabungan harus menjadi salah satu prioritas pertama bersama dengan membeli kebutuhan kamu.

4. Pertimbangkan Dengan Matang Sebelum Mengajukan Utang

Karena perekonomian sebagian orang sulit, maka mereka memutuskan untuk meminjam uang. Utang menjadi solusi bagi mereka untuk memenuhi kebutuhan hidup. Namun salah satu kesalahan besar yang dilakukan banyak orang adalah berutang. Padahal mereka tahu bahwa utang bisa menjadi lubang hitam dalam yang tak berujung. Karena itulah jika kamu ingin mengajukan utang, maka pikirkan dengan matang terlebih dahulu.

Tantangan bagi anak muda yang baru bekerja adalah membeli kendaraan, membeli rumah, dan membangun keluarga. Namun diantara semua itu, manakah yang lebih penting? Disini kamu harus bisa paham apa yang menjadi prioritas dalam hidup kamu pada saat ini. Jangan sampai karena kamu utang untuk sesuatu yang sebenarnya masih bisa ditunda atau hanya memenuhi keinginan semata sehingga hidupmu kedepannya justru terlilit utang. Contohnya jika kamu ingin membeli handphone baru karena handphone yang lama sudah mulai rusak, lamban, dan tidak seefisien dulu, maka boleh saja kamu berutang handphone. Namun jika kamu membeli handphone baru hanya untuk gaya-gayaan saja, maka JANGAN. Pun begitu dengan kamu yang ingin membeli motor karena ingin mobilitasnya semakin mudah atau ingin menjadi ojek online, maka boleh. Namun membeli motor karena minder dengan tidak punya motor atau karena motor kamu sudah lama, maka pikirkan kembali.

Dengan memikirkan matang-matang, maka kamu bisa membedakan mana yang merupakan kebutuhan dan mana yang merupakan keinginan. Intinya, berutang boleh selama kamu sedang kepepet dan tidak punya uang samak sekali atau sudah memikirkan secara matang bahwa kamu berutang dengan tujuan yang jelas.

5. Hindari Pemakaian Kartu Kredit

Masih mirip dengan poin sebelumnya, sekarang mau berutang pun semakin mudah karena ada kartu kredit. Namun sebaiknya hindari penggunaan kartu kredit jika tidak perlu. Sudah banyak sekali kisah orang-orang yang tidak sanggup membayar tagihan kartu kredit dan berujung dikejar-kejar debt collector. Apalagi jika kamu masih belum dewasa, maka risiko perilaku konsumtif pasti sangat besar. Kamu akan terlilit hutang yang tidak ada habisnya.

Jika kamu terlalu banyak menggunakan kartu kredit, hal tersebut dapat mempengaruhi riwayat kredit kamu. Jika suatu hari kamu ingin mengajukan pinjaman dan pemberi pinjaman melihat riwayat kredit kamu yang buruk, maka mereka akan enggan untuk meminjamkannya. Karena itulah hindari perilaku konsumtif dengan menggunakan kartu kredit. Gunakanlah dengan bijak, misal jika Anda ingin memberi furniture atau kendaraan bermotor maka bisa menggunakan kartu kredit. Ketahui pula benefit dari kartu kredit kamu seperti diskon atau cashback di beberapa tempat. Dengan cara inilah kamu justru bisa mendapatkan keuntungan dari kartu kredit.

Ingat, tidak menabung selagi kamu masih muda dan produktif adalah sebuah kesalahan besar. Semoga tips ini bermanfaat bagi kita semua.

Bagaimana Pendapat Anda?

Diberdayakan oleh Blogger.