5 Alaskan Mengapa Pengusaha Harus Memiliki Website Toko Online Sendiri

“Wah bagus banget barangnya, bro! Di mana belinya?”
“Oh, beli di Shopee kemarin. Lumayan nih pas ada promo. Jadi bisa dapet murah”
“Wih! Beneran? Apa nama tokonya? Kasih tahu dong!”
“Ng… aduh… lupa nih. Pokoknya kalau masuk kolom pencarian, langsung aja cari nama barangnya, terus cek yang terlaris. Nah, di situ ada barang yang lagi promo”
“Lha terus nama tokonya?”
“Ah, lupa bro! Cari pakai cara kayak gitu aja deh”

Apakah Anda familiar dengan percakapan di atas? Makin maraknya marketplace semacam Shopee, Bukalapak, Lazada, Tokopedia, dan lain-lain membuat masyarakat mulai terbiasa dengan transaksi jual beli online. Sebagai pengusaha, Anda pun ikut memandang situs-situs tersebut sebagai tempat berjualan yang sangat menguntungkan.

Walau begitu, jika membuka lapak toko di marketplace, orang-orang tidak akan begitu mengenal toko Anda. Mereka akan lebih mengenal nama marketplace tersebut sebagai tempatnya membeli barang yang dibutuhkan. Itu mengapa, banyak bisnis besar yang tetap bertahan dengan tidak hanya mengandalkan marketplace saja sebagai tempatnya menjual produk.

Lalu, mengapa para pengusaha untuk memiliki website toko online sendiri? Berikut beberapa alasan yang mendasarinya.

1.    Lebih Kuat Dari Sisi Personal Branding

Lebih Kuat Dari Sisi Personal Branding

Wajar rasanya saat para pelanggan tidak begitu mengingat nama toko Anda walau mereka membeli barang yang dibeli dari toko Anda melalui marketplace. Mereka akan cenderung mengingat nama markertplace tersebut. Namun, hal ini tak akan terjadi jika Anda memiliki website toko online sendiri.

Baca Juga :

5 Tips Mempererat Hubungan Kerjasama Dengan Rekan Bisnis

Dengan memiliki website toko online sendiri, Anda dapat menyesuaikan interface dan desain sesuai dengan produk yang dijual. Nama domain dari website pun bisa disesuaikan dengan representasi dari brand yang Anda kelola. Dengan pilihan nama domain sesuai bisnis yang Anda bangun, kredibilitas website toko online pun akan semakin meningkat.

Personal branding tidak berhenti pada pemilihan nama domain saja. Konten yang Anda kelola di dalamnya pun tidak kalah penting untuk diperhatikan. Jika nama domain sudah sesuai dengan produk dan brand yang dikelola, Anda bisa beralih ke pemanfaatan blog secara maksimal untuk langkah selanjutkan.

2.    Memaksimalkan Keberadaan Blog di Dalam Website

Memaksimalkan Keberadaan Blog di Dalam Website

Salah satu kemudahan yang dapat diperoleh dari sebuah website untuk toko online Anda adalah keleluasaan dalam penentuan strategi penjualan. Sebagai pemilik bisnis, Anda dapat menentukan sendiri kapan Anda akan memberikan diskon maupun mengadakan flash sale kepada para pelanggan. Sedangkan apabila melalui marketplace, mau tidak mau Anda harus menyesuaikan syarat dan ketentuan yang sudah tercantum di dalamnya.

Melalui website, Anda dapat mengarahkan pelanggan untuk melakukan pembelian ulang langsung tanpa harus melalui orang ketiga. Manfaatkan fitur blog untuk meningkatkan penjualan produk usaha Anda. Mulailah dengan mempelajari lebih jauh tentang cara membuat blog yang menarik konsumen. Melalui tutorial tersebut, Anda bisa memaksimalkan konten berupa teks, gambar, hingga video dalam artikel blog website toko online Anda.

Selain blog, strategi lain berupa pemanfaatan newsletter yang dikirimkan secara rutin kepada pelanggan mengenai berbagi promo spesial yang diadakan special untuk konsumen loyal Anda. Untuk memaksimalkan penggunaan newsletter, Anda harus menggunakan layanan email dari web hosting Indonesia terpercaya yang mampu mengakomodir pengiriman ke banyak alamat email secara bersamaan.

3.    Meminimalisir Adanya Perang Harga

Meminimalisir Adanya Perang Harga

Terbayang saat Anda berjualan di marketplace, para pelanggan mencari barang yang ada di toko Anda bukan berdasar kualitas, namun harga yang bersaing. Para konsumen biasanya akan membeli di toko yang menyediakan barang yang mereka cari dengan harga paling terjangkau dan review paling terpercaya. Hal ini dapat jadi penyebab dari terjadi perang harga antar toko di sebuah marketplace.

Akan sulit bagi sebuah produk untuk terlihat unik dan spesial saat dibandingkan dengan produk serupa dari toko lain. Karena pada dasarnya strategi penjualan yang hanya mengandalkan mana harga termurah bukanlah strategi bisnis yang sustain. Nilai dari produk-produk yang Anda jual akan meningkat walau Anda tidak membanting harga secara gila-gilaan jika mempromosikannya melalui website.

4.    Laporan Keuangan Menjadi Lebih Mudah

Laporan Keuangan Menjadi Lebih Mudah

Manfaat lain yang bisa Anda dapatkan apabila memiliki website toko online sendiri adalah kemampuannya dalam mengintegrasikan fitur-fitur yang dibutuhkan dengan plugin-plugin tertentu. Beberapa contoh dari plugin tersebut adalah Google Analytic untuk melihat statistik pengunjung website, WP ERP untuk sistem HR, CRM, dan akuntansi bisnis kecil, dan lain sebagainya.

Melalui plugin tersebut, secara otomatis website Anda mampu melakukan track untuk melihat perkembangan bisnis Anda dari waktu ke waktu. Selain itu, Anda juga dapat melihat laporan keuangan dan laporan inventory lain melalui plugin-plugin tersebut. Laporan keuangan pun lebih mudah dibandingkan jika Anda melakukannya secara manual.

5.    Dapat Mengembangkan Website Lebih Bebas

Dapat Mengembangkan Website Lebih Bebas

Jika Anda memiliki bisnis online, website dapat memberikan lebih banyak pilihan kepada Anda untuk mengembangkan konten dan fitur yang ada di dalamnya. Untuk menambahkan berbagai macam plugin, aplikasi live chat, menu reseller, hingga pilihan cek ongkos kirim, Anda bisa memanfaatkan paket hosting murah yang tersedia di berbagai provider web hosting.

Baca Juga :

5 Cara Menaikan Omset Bisnis Online Anda Melalui Website

Lalu, apa yang harus dilakukan jika pengunjung bertambah banyak? Jika di kemudian hari bisnis Anda berkembang dengan pesat, Anda perlu melakukan upgrade pilihan hosting Anda agar website dapat berjalan dengan lancar dan konsumen Anda dapat tetap berbelanja dengan nyaman.

Dari 5 poin tersebut, bisa diambil kesimpulan bahwa website adalah investasi jangka panjang dari sebuah bisnis, terutama untuk para pebisnis yang mengandalkan penjualan online. Bisa jadi revenue yang Anda dapatkan dari usaha yang dijalankan saat ini tidak begitu banyak. Namun apabila Anda benar-benar menekuni dan selalu melakukan update strategi secara offline maupun online, usaha Anda akan terus relevan dan menjadi incaran market yang lebih besar.
Diberdayakan oleh Blogger.