5 Tips Aman Memilih & Meminjam Uang Melalui Aplikasi Pinjaman Online

Apapun akan dilakukan oleh seseorang guna mencukupi kebutuhan hidupnya. Beragamnya kebutuhan hidup yang harus mereka cukupii, terkadang tidak berbanding lurus dengan kondisi pemasukan yang mereka dapatkan. Sehingga segala upaya ditempuh supaya kebutuhan dan keinginan yang dikehendakinya bisa terpenuhi. Mengatasi hal tersebut, berbagai macam perusahaan berlomba - lomba menciptakan solusi atas problematika hidup yang kian beragam tersebut, khususnya di bidang teknologi keuangan yang mana bisa dengan mudah kita akses melalui smartphone kita. Teknologi yang dimaksud ialah hadirnya aplikasi financial technology (fintech) atau Pinjaman Online.

5 Tips Aman Meminjam Uang Melalui Aplikasi Pinjaman Online, Pegoperasian smartphone untuk akses aplikasi fintech
Ilustrasi : Pegoperasian smartphone untuk akses aplikasi fintech (pexels.com)

Dibaratkan dengan sebuah pisau bermata dua, akan menjadi suatu hidangan makanan yang lezat apabila digunakan oleh seorang chef yang profesional, sebaliknya akan sangat berbahaya jika pisau digunakan oleh tindak pelaku kriminal. Begitu pula dengan hadirnya kecanggihan aplikasi Pinjaman Online ini. Akan menyelamatkan kita dari masalah yang ada dari jika digunakan dengan benar, namun menjadi berbahaya jika kita tidak mampu mengontrol penggunaannya.

Lalu, bagaimana caranya supaya kita bijak dan tidak menjadi asal - asal dalam memilih serta menggunakan aplikasi - aplikasi pinjaman online ini? Berikut silahkan anda simak ulasan selengkapnya :

1. Pastikan Legalitas Aplikasi di Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Ada puluhan atau bahkan ratusan aplikasi pinjaman online tersebar di Google playstore. Tidak semua aplikasi pinjaman online tersebut terdaftar legalitasnya di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai lembaga yang mengatur dan mengawasi sektor jasa keuangan.

Sebelum kita memutuskan menggunakan salah stau dari ratusan aplikasi pinjaman online tersebut dengan cara cek melalui laman ojk.go.id. Baca sedetail mungkin aplikasi mana saja yang sudah resmi terdaftar dan diawasi oleh OJK.

Aplikasi Pinjaman Online yang belum terdaftar atau belum berijin resmi OJK tidak direkomendasikan untuk digunakan karena dikhawatirkan rawan akan potensi penyalahgunaan data nasabah, tidak adanya perlindungan terhadap data pengguna dan kemungkinan terburuknya, juga berpotensi untuk tindak pidana pencucian uang seperti pendanaan terorisme.

2. Cek Feedback Pengguna Aplikasi di Google PlayStore

Setelah aplikasi pinjaman online yang akan kita gunakan sudah diketahui legalitas hukumnya di OJK. Saatnya kita mencermati feedback pengguna aplikasi. Cara pengecekan bisa dilakukan dengan cara membaca review, komentar dan rating dari pengguna yang pernah memakai aplikasi tersebut melalui Google Playstore.

Bisa juga dengan cara cek langsung melalui pencarian di halaman mesin pencari Google. Cari informasi sebanyak - banyak mengenai persyaratan pengajuan kredit, cara pembayaran, transparasi sistem mengenai bunga, jatuh tempo maupun biaya tambahan lainnya jika ada untuk menghindari ketidaktahuan kita mengenai aplikasi pinjaman online ini. Atau jika perlu, andaikan bisa kita menemukan kontak person pengguna dari aplikasi sebelumnya, sebisa mungkin gali informasi sebanyak - banyaknya dari orang tersebut.

Dari pengecekan itulah setidaknya bisa memberikan kita gambaran atau menyimpulkan akan layak tidaknya kita menggunakan aplikasi pinjaman online tersebut.

3. Pilih Yang Memiliki Suku Bunga Rendah

5 Tips Aman Meminjam Uang Melalui Aplikasi Pinjaman Online, Pinjaman Online di cekaja.com (cekaja.com)
Photo : Pinjaman Online di cekaja.com (cekaja.com)

Suku bunga yang rendah membantu kita dalam menentukan besaran pinjaman yang akan kita kehendaki. Semakin rendah bunga yang ditawarkan maka semakin mudah kita dalam membayar hutang kredit dalam jangka waktu atau tenor yang sudah ditentukan.

Suku bunga yang rendah tentunya tidak akan memberatkan atau menganggu kemampuan finansial yang kita miliki. Jika bunga yang ditawarkan terlalu tinggi lebih baik ditinggalkan saja. Karena jika kita tidak sanggup melakukan pembayaran hutang, maka kita sendiri yg akan rugi. Selain harus membayar bunga yang tidak wajar, ancaman tambahan denda akan dibebankan ke kita jika kita tidak sanggup membayar sesuai dengan waktu jatuh tempo yang telah ditentukan.  

4. Analisa Kemampuan Bayar, Gunakan Untuk Hal Produktif

Setelah kita lakukan cek secara mendetail tentang aplikasi pinjaman online yang akan kita gunakan. Sekarang saatnya kita menganalisa kemampuan pembayaran yang kita miliki. Perhitungankan pemasukan bulanan yang kita miliki. Apakah kita sanggup apa tidak melakukan pembayaran dengan nominal dan jangka waktu sesuai yang sudah ditentukan. Semisal dengan rasio cicilan tidak melebihi dari 25% dari gaji bulanan kita. Selalu prioritaskan pembayaran cicilan sesudah gaji bulanan cair.

Maka dari itu, prioritaskan pinjaman online untuk kebutuhan yang bersifat produktif. Kebutuhan produktif bisa diartikan, kita meminjam uang untuk dibelanjakan guna keperluan seperti tambahan modal usaha, biaya pendidikan, jual beli tanah bangunan atau untuk kegiatan yang bersifat investasi. Sehingga kita tidak akan kesulitan dalam membayar angsuran bulanannya, karena hal - hal produktif tersebut semakin hari kian naik nilainya.

Berbeda dengan kebutuhan konsumtif, seperti halnya membeli barang - barang mewah, pakaian, perhiasan, gadget, kendaraan bermotor dan lain sebagainya. Sebaiknya jangan menggunakan jasa pinjaman online untuk hal yang bersifat konsumtif ini karena sudah dipasti nilainya kian hari kian menurun.

5. Kemudahan Menghubungi Customer Service 

Keberadaan customer service yang bisa diakses selama 24 jam selama 7 hari pada suatu lembaga pemberi pinjaman dana adalah wajib hukumnya. Karena pinjaman online rata - rata memberikan dana ke siapa saja tidak terikat dengan lokasi dan waktu si peminjam dana berada.

Informasi dasar seperti alamat, nomor handphone atau telepon kantor, dan alamat email wajib tersedia di aplikasi pinjaman online. Segala permasalahan maupun kendala pendanaan nasabah yang akan dengan mudah diatasi apabila pihak pemilik aplikasi memiliki sumber daya  customer service yang handal dan memadai. Jika suatu aplikasi pinjaman online tidak mencantumkan kejelasan contact person customer service yang jelas maka kita patut mencurigainya dan alangkah baiknya untuk tinggalkan saja. 

Nah itu dia 5 Tips Aman Meminjam Uang Melalui Aplikasi Pinjaman Online yang bisa saya share pada kesempatan kali ini. Dalam kondisi tertentu, ada kalanya kita memang membutuhkan pinjaman dana tunai untuk memenuhi kebutuhan sehari - hari. Namun yang terpenting ialah cermat dan bijaksanalah dalam melakukan pengelolaan keuangan yang kita miliki. Supaya dengan hadirnya pinjaman online ini selaras dengan tujuan kita meminjam uang yakni untuk mengatasi masalah, bukan malah menambah beban masalah.

Selengkapnya saya merekomendasikan anda mengakses melalui situs https://www.cekaja.com/kredit/pinjaman-online. Disana kita bisa memperoleh informasi terkait simulasi kredit sesuai dengan jangka waktu dan nominal peminjaman atau plafon yang akan kita apply. Jenis - jenis dan syarat pengajuan permohonan pun secara gamblang bisa dengan mudah kita ketahui informasinya. Sehingga menambah rasa yakin untuk memutuskan menggunakan aplikasi pinjaman online sebagai solusi dari permasalahan kebutuhan hidup anda. Semoga bermanfaat :)
Diberdayakan oleh Blogger.